Desa Pusaka Rakyat Kecamatan Taruma Jaya Bekasi
Senin, 21 November 2016
JENIS FEATURE PERJALANAN (BELUM ADA JUDUL)
Waktu yang menuntut kedatangan kami di tempat bekerja, setelah kami tempuh perjalanan ku dalam rangka bekerja, sungguh sangat melelahkan.
Kesemangatan ku tuk tepat waktu tiba di tempat ku bekerja hampir-hampir sirna, karena perjalanan ku, jalan yang aku lalui yang normalnya 15 s/d 30 menit, tapi akhir - akhir ini bisa mencapai 1 jam perjalanan ku.
Akan tetapi semangat yang pantang menyerah, walau panas di kemacetan yang ku hadapi, itu bukan suatu penghalang dalam perjalanan menuju tempat bekerja.
Biarpun keringat membasahi tubuh ku, biarpun terik matahari membakar badan ku, hanya satu semangat yang ada, yang tidak mudah tuk lari dari apa yang kami hadapi setiap hari.
Penulis: Hasan Basri
Pembina Karang Taruna Desa Pusaka Rakyat
Bekasi, 13 Nopember 2016
Kesemangatan ku tuk tepat waktu tiba di tempat ku bekerja hampir-hampir sirna, karena perjalanan ku, jalan yang aku lalui yang normalnya 15 s/d 30 menit, tapi akhir - akhir ini bisa mencapai 1 jam perjalanan ku.
Akan tetapi semangat yang pantang menyerah, walau panas di kemacetan yang ku hadapi, itu bukan suatu penghalang dalam perjalanan menuju tempat bekerja.
Biarpun keringat membasahi tubuh ku, biarpun terik matahari membakar badan ku, hanya satu semangat yang ada, yang tidak mudah tuk lari dari apa yang kami hadapi setiap hari.
Penulis: Hasan Basri
Pembina Karang Taruna Desa Pusaka Rakyat
Bekasi, 13 Nopember 2016
Rabu, 16 November 2016
UNDANGAN PELATIHAN JURNALISTIK FEATURE
BEKASI, 17 Nopember 2016
Perihal: Undangan Pelatihan Feature
Dari Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Dosen Tetap Fakultas Ilmu Komunikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Kepada Yth. Bapak dan Ibu serta Saudara Saudari Pengurus dan Anggota Karang Taruna
Kantor Kepala Desa Pusaka Rakyat Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi
Insya Allah, Minggu, tanggal 20 Nopember 2016, pukul 8.30 WIB, akan diselenggarakan acara pelatihan penulisan feature oleh Tim Abdimas Dosen Tetap Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, bertempat di kantor Kepala Desa Pusaka Rakyat Kecamatan Tarumajaya Bekasi.
Adapun judul dari pelatihan ini adalah "Pelatihan Feature" yang merupakan kelanjutan dari pelatihan jurnalistik pertama bulan Maret 2016 di kantor Kepala Desa Pusaka Rakyat Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi.
Atas partisipasi Bapak, Ibu, Saudara, Saudari pada acara pelatihan feature ini, kami ucapkan terima kasih.
Tim Abdimas Ubhara Jaya
Dosen Tetap Fikom
Perihal: Undangan Pelatihan Feature
Dari Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Dosen Tetap Fakultas Ilmu Komunikasi
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Kepada Yth. Bapak dan Ibu serta Saudara Saudari Pengurus dan Anggota Karang Taruna
Kantor Kepala Desa Pusaka Rakyat Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi
Insya Allah, Minggu, tanggal 20 Nopember 2016, pukul 8.30 WIB, akan diselenggarakan acara pelatihan penulisan feature oleh Tim Abdimas Dosen Tetap Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, bertempat di kantor Kepala Desa Pusaka Rakyat Kecamatan Tarumajaya Bekasi.
Adapun judul dari pelatihan ini adalah "Pelatihan Feature" yang merupakan kelanjutan dari pelatihan jurnalistik pertama bulan Maret 2016 di kantor Kepala Desa Pusaka Rakyat Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi.
Atas partisipasi Bapak, Ibu, Saudara, Saudari pada acara pelatihan feature ini, kami ucapkan terima kasih.
Tim Abdimas Ubhara Jaya
Dosen Tetap Fikom
Sabtu, 05 Maret 2016
KEGIATAN ABDIMAS FIKOM UBJ 2016
PUSAKA RAKYAT TARUMAJAYA - Berikut foto-foto dokumentasi kegiatan yang dilaksanakan
https://goo.gl/photos/1W5DGN5ESX5ETX3d8
https://goo.gl/photos/1W5DGN5ESX5ETX3d8
DERITA WARGA PUSAKA RAKYAT
Sejak dilantiknya Abdul Wahid menjadi Kepala Desa Pusaka Rakyat pada tanggal 27 September 2012, Kantor tidak boleh ditempati oleh salah seorang ahli waris. Menurutnya tanah tersebut sedang dalam proses persidangan di Pengadilan Tinggi Negeri Bandung. Ketika itu pelayanan masyarakat ditempatkan di rumah tinggal yang letaknya di Prapatan Bogor.
Setahun kemudian melalui lobi dengan salah satu pengembang yang ada di wilayah tersebut, akhirnya disepakati di tempatkan di dalam Komplek Pasar Modern pada Ruko R-28.
Setelah putusan dimenangkan oleh penggugat, barulah tanah tersebut dijual ke PT X yang pada akhirnya diperuntukan sebagai pasos pasum. Namun begitu warga belum bisa menikmatinya, karena hingga kini bangunannya masih terbengkalai, seakan Pemerintah Daerah tidak peduli sama sekali.
Sangat miris rasanya melihat nasib warga yang tinggal disitu, padahal posisinya sebagai penyanggah Propinsi DKI Jakarta dan Kabupatennya banyak memiliki sumur minyak. Kemana saja pada saat ini dana APBD diglontorkan kalo hari gini masih ada pelayanan publik yang tidak memiliki kantor. (Mahpud/6/3/2016)
Langganan:
Komentar (Atom)
